blog keren punya orang keren, membahas tentang berbagai artikel mengenai kekerenan.

Menghemat quota bandwidth dengan squid proxy pada windows xp

Posted in Trik Komputer by icad on September 30, 2009

Pada koneksi ber-quota terbatas seperti Indosat 3G Broadband, Indosat M2, dan Telkomsel Flash, tentunya sangat menjengkelkan jika tiba-tiba quota kita habis. Resikonya untuk beberapa paket akan turun drastis, dan beberapa paket lainnya akan sama sekali tidak bisa digunakan. Contohnya seperti yang saya pakai, Indosat Broadband Eco, jika quota habis akan turun drastis menjadi 64kbps, atau setara dengan koneksi GPRS.

Ada beberapa cara untuk menghemat jatah quota kita tersebut, diantaranya adalah dengan meminimalkan content untuk browsing (ex: disable images), menggunakan compression proxy (toonel, onspeed, dll), dan menggunakan cache proxy. Dan kebetulan saya akan membahas penghematan bandwidth dengan cache proxy menggunakan Squid 2.7.STABLE5.

Kenapa menggunakan cache proxy ? Dengan cache proxy, pada situs-situs yang sering kita kunjungi, content yang harus didownload dan mengurangi jatah quota kita akan lebih sedikit. Karena content-content tersebut akan tersimpan dahulu di cache proxy kita. Jadi secara tidak langsung, jika kita mengunjungi situs tersebut berulang kali, sama saja kita mendownload content dari komputer yang terinstall proxy kita. Kesimpulannya.. lebih cepat dan lebih ngirit bandwidth.

Ok, langsung saja ke proses instalasinya.

1. Download dulu Squid Proxy 2.7 Stable5 untuk Windows
2. Extract file tersebut di partisi mana saja.. terserah, dimana saja boleh. Untuk mempermudah langkah-langkah instalasinya, bisa disamakan dengan saya, atau extract di “C:\squid\“

3. Setelah semua ter-extract, masuk ke folder “C:\squid\etc\“. Disana terdapat file-file konfigurasi squid :

- cachemgr.conf.default
- mime.conf.default
- squid.conf.default
- squid_radius_auth.conf.default

Kemudian rename keempat file tersebut dengan menghilangkat tulisan “.default“. Sehingga menjadi:

- cachemgr.conf
- mime.conf
- squid.conf
- squid_radius_auth.conf

4. Setelah selesai me-rename keempat file tersebut, kemudian buka file “squid.conf” dengan notepad atau editor kesayangan anda(EditPlus, Ultra Edit, Notepad ++, dan lain-lain).
5. Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: http_port“, kemudian cek apakah di bawah tulisan “# Squid normally listens to port 3128” sudah ada tulisan “http_port 3128” atau belum, jika belum tambahkan tulisan “http_port 3128” di bawah tulisan “# Squid normally listens to port 3128“.
Sehingga menjadi:

# TAG: http_port
# Usage: port [options]
# hostname:port [options]
# 1.2.3.4:port [options]
# If you run Squid on a dual-homed machine with an internal
# and an external interface we recommend you to specify the
# internal address:port in http_port. This way Squid will only be
# visible on the internal address.
#
# Squid normally listens to port 3128
http_port 3128

6. Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: visible_hostname“, kemudian cek apakah di bawah tulisan “# none” sudah ada tulisan “visible_hostname localhost” atau belum. Jika belum, tambahkan tulisan “visible_hostname localhost” di bawah tulisan “# none“.
Sehingga menjadi:

# TAG: visible_hostname
# If you want to present a special hostname in error messages, etc,
# define this. Otherwise, the return value of gethostname()
# will be used. If you have multiple caches in a cluster and
# get errors about IP-forwarding you must set them to have individual
# names with this setting.
#
#Default:
# none
visible_hostname localhost

7. Cari tulisan (CTRL+F) “http_access allow localnet“, kemudian cek apakah dibawah tulisan “http_access allow localnet” sudah terdapat tulisan “http_access allow localhost” atau belum. Jika belum tambahkan tulisan “http_access allow localhost” di bawah tulisan “http_access allow localnet“.
Sehingga menjadi:

# Example rule allowing access from your local networks.
# Adapt localnet in the ACL section to list your (internal) IP networks
# from where browsing should be allowed
http_access allow localnet
http_access allow localhost

8. Cari tulisan (CTRL+F) “TAG: dns_nameservers“, kemudian dibawahnya pada tulisan “dns_nameservers“, isi value dns dengan dns ISP nya masing-masing, atau dengan DNS yang biasanya anda gunakan. Sehingga formatnya menjadi “dns_nameservers [primary DNS] [secondary DNS]“. Contohnya ditempat saya menggunakan OpenDNS, sehingga menjadi “dns_nameservers 208.67.220.220 208.67.222.222“.
Sehingga menjadi:

# TAG: dns_nameservers
# Use this if you want to specify a list of DNS name servers
# (IP addresses) to use instead of those given in your
# /etc/resolv.conf file.
# On Windows platforms, if no value is specified here or in
# the /etc/resolv.conf file, the list of DNS name servers are
# taken from the Windows registry, both static and dynamic DHCP
# configurations are supported.
#
# Example: dns_nameservers 10.0.0.1 192.172.0.4
#
#Default:
# none
dns_nameservers 208.67.220.220 208.67.222.222

Simpan (CTRL+S) “squid.conf” yang baru saja kita edit tadi.
9. Buka “Command Prompt“, kemudian masuk ke directory “squid” tadi melalui “Command Prompt”. Contohnya adalah dengan mengetik “cd C:\squid\sbin\“.

C:\>cd c:\squid\sbin\

C:\squid\sbin>

10. Setelah masuk ke directory “cd C:\squid\sbin\” melalui command prompt, kemudian ketik “squid -z“.

C:\squid\sbin>squid -z
2008/11/18 08:45:20| Creating Swap Directories

C:\squid\sbin>

11. Masih di “command prompt”, ketik “squid -d l -D“, kemudian tekan “CTRL+C“.

C:\squid\sbin>squid -d l -D
2008/11/18 08:46:17| Starting Squid Cache version 2.7.STABLE5 for i686-pc-winnt.
..
2008/11/18 08:46:17| Running on Windows XP

C:\squid\sbin>

12. Masih di “command prompt”, ketik “squid -i”

C:\squid\sbin>squid -i
Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\ConfigFile value c:/squid/etc/
squid.conf
Squid Cache version 2.7.STABLE5 for i686-pc-winnt
installed successfully as Squid Windows System Service.
To run, start it from the Services Applet of Control Panel.
Don’t forget to edit squid.conf before starting it.

C:\squid\sbin>

13. Dan yang terakhir (masih di command prompt), ketik “squid -O -D”

C:\squid\sbin>squid -O -D
Registry stored HKLM\SOFTWARE\GNU\Squid\2.6\Squid\CommandLine value -D

C:\squid\sbin>

14. Untuk menghidupkan proxy, masuk ke “Control Panel” -> “Administrative Tools” -> “Services“. Kemudian cari nama services “squid” -> “Klik kanan” -> “Start“
15. Arahkan proxy pada browser anda ke alamat “localhost” dengan port “3128“.
16. Test dengan mengunjungi situs-situs yang sering anda buka.

Anda juga bisa menghapus services squid tersebut dengan cara mengetikkan perintah “squid -r -n squid” di Command Prompt.

C:\squid\sbin>squid -r -n squid
Service squid deleted successfully.

Demikian mungkin langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menginstall squid proxy di windows XP.
Jika ada yang kurang dengan tulisan ini, mohon tambahannya. Jika ada yang salah dengan tulisan ini, mohon untuk memberi tahu saya. Jika tulisan ini membantu anda, saya akan merasa senang sekali. Jika ada pertanyaan, silakan untuk menanyakannya, dan akan saya jawab semampu saya.
Selamat Mencoba….
Sumber :http://adhipunya.web.id/

Jurus Menaklukkan Paper Based TOEFL

Posted in Belajar Bahasa Inggris by icad on September 24, 2009

Buku pelajaran TOEFL yang paling luas pemakaiannya di Indonesia adalah dari Barron: How to Prepare for TOEFL. Seorang rekan dari lulusan sebuah sekolah di Bandung yang bekerja di Bappenas mampu mencapai nilai 620 dengan memakai  buku ini.

Bagaimana cara dia belajar? Ia menghafal mati pola-pola structure yang terdapat pada buku ini!

Buku itu sebetulnya disusun untuk orang yang sudah rada canggih Bahasa Inggris nya. Untuk jelasnya, silahkan Anda baca sendiri kata pengantarnya.

Buku Barron mengajar para pembacanya dengan memberikan puluhan pola-pola structure yang harus diketahui para pembaca. Dilanjutkan dengan contoh kalimat yang benar serta contoh kalimat yang salah tanpa penjelasan yang mendalam. Seandainya Anda sudah mempunyai dasar bahasa Inggris yang cukup bagus, buku dari Barron (dan juga beberapa buku TOEFL lainnya yang menggunakan pola pengajaran yang sama) cukup baik Anda pelajari karena pola-pola ini akan mengingatkan kembali pada hal-hal “remeh” yang Anda lupakan.

Sebaliknya, jika Anda tidak mempunyai dasar bahasa Inggris yang baik, ketika Anda membaca buku ini, kepala Anda akan terangguk -angguk: betapa mudahnya balajar TOEFL, kita hanya disuguhi pola-pola structure belaka. Akan tetapi, ketika Anda menginjak pola yang ke 30, kemungkinan besar Anda sudah melupakan pola 1 sampai dengan 10! Buku ini menurut saya, bersifat mengingatkan tapi kurang memberikan pengertian pada para pembacanya.

Jika Anda mempunyai TOEFL awal (tanpa belajar) sekitar 500, sebaiknya Anda memakai buku dari Cliffs: TOEFL Preparation Guide. Saya sendiri memakai  buku Cliffs. Seorang karyawati BDN tamatan sebuah perguruan tinggi Bandung, mampu mencapai nilai 643 dengan buku  Cliffs ini. Ketika saya tanya apa rahasianya, jawabnya: “Saya suka dan terbiasa membaca novel berbahasa Inggris sejak lama!”

Seorang lulusan STAN mampu mendapatkan nilai 667 (!) … karena ketika ia masih kecil ia sudah dibiasakan berbahasa Inggris. Hal yang sama juga terjadi pada seorang mahasiswa undergraduate bidang political science di University of Houston.

Jika dasar pengetahuan bahasa Inggris Anda kurang bagus (nilai TOEFL sekitar 400-an), sebaiknya Anda memakai buku berjudul Building Skill for TOEFL terbitan  Nelson atau Bina Rupa Aksara (khusus hak edar Indonesia). Di Indonesia, belilah sekaligus dengan kaset dan kunci bahasannya. Jika Anda membeli bukunya terlebih dahulu, belum tentu Anda dapat membeli kasetnya secara terpisah di kemudian hari.

Buku Preparation Course for the TOEFL terbitan Longman dengan pengarang Deborah Phillips cukup bagus juga untuk dipertimbangkan membelinya. Susunan buku ini mirip sekali dengan buku terbitan Binarupa Aksara. Sayangnya, buku Longman ini cukup sulit Anda temui di Indonesia.

Omong-omong,  kenapa sih saya menulis kitab pusaka ini? Saya melihat beberapa orang yang sudah belajar keras menghadapi TOEFL, akan tetapi TOEFL nya nggak bisa naik. Hal yang sama pernah terjadi pada saya! Saya pernah kursus TOEFL dan saya tidak mendapatkan hasil dari tempat kursus tersebut.

Tempat kursus tersebut, seperti lazimnya tempat kursus di Indonesia,  memakai buku Barron sebagai buku pegangan utamanya. Bukannya nilai saya naik, tapi nilai saya turun. Padahal, menurut saya, sayalah peserta kursus yang paling rajin sedunia! Kalau murid sudah rajin, tapi tidak bisa juga, satu atau beberapa kemungkinan dibawah ini dapat terjadi:

1. Muridnya bloon.
2. Gurunya kurang cerdas.
3. Metoda pengajaran sang guru tidak tepat.
4. Metoda belajar sang murid nggak benar.

Untuk kasus saya, saya menganggap no. 1 dan 2 tidak mungkin terjadi. Kemungkinannya adalah 3 & 4. Saya nggak mungkin mengubah no. 3 secara revolusioner demi kepentingan saya … siapa sih saya ini? He, he, he …  Karena itulah, saya berusaha menemukan sendiri no. 4: metoda belajar yang cepat dan cocok untuk saya.

Seorang guru pernah menjadi seorang murid. Akan tetapi, ketika ia menjadi guru, ia lupa melupakan cara berpikir seorang murid. Jadi, jangan heran jika banyak guru pintar yang tidak bisa mengajar.

Saya mempunyai banyak buku TOEFL. Setelah membandingkan isinya, akhirnya saya memutuskan untuk memakai buku Cliffs. Saya memakai buku Cliffs karena buku inilah yang memberikan pelajaran mengenai structure secara mendetail.

Saya tidak memakai buku dari Nelson/Binarupa Aksara karena, menurut saya, kita harus mengerjakan latihan bagian per bagian jika kita ingin menguasai structure melalui buku ini. Di lain pihak, kita tidak perlu mengerjakan latihan bagian per bagian jika kita ingin menguasai structure melalui buku Cliffs.

Walaupun demikian, bukan berarti latihan soal tidak penting… seorang pemain basket yang mahir, tidak cukup hanya dengan membaca buku teori saja. Metoda latihan saya akan Anda jumpai juga dalam kitab pusaka ini. Cara saya belajar dengan memakai buku Cliffs mudah-mudahan pas pula buat Anda.

Di halaman muka dari buku Cliffs, Anda dapat menemukan petunjuk pemakaian / cara belajar dengan memakai buku Cliffs. Akan tetapi, saya tidak memakainya karena metodanya nggak pas buat saya, … kurang cepat. Metoda belajar saya didasari atas tiga pemikiran: 1. Bagaimana menguasai structure/grammar secara cepat. 2. Bagaimana kita belajar dari kesalahan yang kita buat. 3. Berusaha mengerti daripada sekedar menghafal.

Nomer 3 penting buat saya karena:

1. Saya percaya, kita mempunyai daya ingat yang terbatas. Misalnya saat ini otak kita menyimpan 1.000 data (baca: 1.000 hafalan). Kita masukkan lagi 500 data. Belum tentu otak kita kemudian menyimpan 1.500 data.

Kenapa? Ada kemungkinan 200 atau 300 data yang sebelumnya kita simpan akan hilang. Jadi total data yang baru adalah 1.300 atau 1.200 saja.

2. Kalau kita berusaha mengerti, jika kita terlupa, dengan mudah kita akan dapat menggali pengertian/informasi yang sudah kita pelajari sebelumnya hanya dengan melihat kembali informasi tersebut sekilas saja. Lebih lanjut lagi, kita dapat menggali informasi yang kita lupakan dengan melihat dan mengorelasikannya dengan informasi lain.

Ada satu hal lagi yang perlu Anda catat : janganlah Anda minder ketika menghadapi seseorang yang mempunyai oral ability yang tinggi. Belum tentu ia mampu mencapai nilai  TOEFL yang tinggi.

Kenapa demikian? Karena ia belum tentu mempergunakan kaidah bahasa Inggris yang baku. Sebaliknya, orang yang memiliki writing ability yang baik, kemungkinan  besar ia mampu mendapatkan nilai TOEFL yang tinggi.

I.A. STRUCTURE AND WRITTEN EXPRESSION

Saya menekankan struktur (Section II  dari  TOEFL)  sebagai bagian yang paling penting dari dua bagian lainnya.  Section I, II, dan III berturut-turut terdiri dari 50, 40, dan 60 soal untuk short version.  Karena nilai maksimum per section hampir sama (berturut- turut: 68, 67, dan 67 menurut Cliffs), mudah dimengerti bahwa kesalahan pada satu soal pada Section II akan lebih besar pengaruhnya terhadap total nilai dibandingkan kesalahan pada section yang lain.

Mengenai pentingnya penguasaan grammar / structure, dapat juga diilustrasikan sbb: Jika  Anda tidak mengerti  macam-macam  bentuk conditional (if), Anda tidak akan dapat memberikan interpretasi yang benar ketika soal jenis ini muncul pada Section I atau Section III.

Bagaimana cara belajar struktur? Pertama, pelajari teori  struktur  bagian perbagian secara berurutan hingga mengerti. Tandai seluruh kata yang tidak Anda ketahui artinya. Terjemahkanlah setelah selesai per bab, jangan menerjemahkan per kata setiap saat Anda menjumpai kata yang sulit. Mohon dibedakan antara membaca untuk sekedar tahu dan membaca untuk belajar. Jika Anda membaca hanya sekedar untuk tahu, tentunya Anda tidak perlu tahu arti seluruh kata yang tidak Anda ketahui. Manfaat kerajinan Anda dalam menerjemahkan juga akan Anda rasakan ketika menghadapi Section III.

Exercise perbagian bisa ditinggalkan terlebih dahulu. Misalkan saja sekarang  Anda  sudah belajar mengenai noun sampai mengerti, kemudian melanjutkan ke  bab  selanjutnya, misalnya mengenai  pronoun. Waktu  Anda belajar  pronoun, ternyata pelajaran mengenai noun Anda lupa lagi: Cuek saja. Yang penting, sewaktu membaca bagian noun tersebut,  Anda sudah mengerti. Dengan cara ini, Anda hanya membutuhkan waktu 5 hari untuk mempelajari stuktur. Kalau lebih ngebut lagi, barangkali hanya butuh waktu 3 hari.

Selanjutnya, kerjakan TOEFL Model Test I Section II  saja. Setelah  selesai,  janganlah melihat explanatory answer terlebih dahulu.  Tapi, ceklah hanya dengan kunci jawabannya saja. Tandai jawaban mana yang benar dan mana yang salah.  Periksa  kembali pekerjaan Anda. Usahakan mengerti sendiri kenapa  jawaban  tersebut salah.

Jika belum mengerti juga, cobalah membuka kembali teori struktur  yang telah Anda pelajari  di muka. Disinilah enaknya kita memakai buku Cliffs: Pada setiap kunci jawabannya, terdapat juga angka yang merujuk pada nomer halaman dimana kita dapat menemukan teori untuk mengatasi soal yang bersangkutan. Jika Anda membaca ulang teori dari problem yang bersangkutan, tapi Anda belum mengerti juga, barulah  Anda dengan  terpaksa mempelajari bagian explanatory  answer.

Kalau sudah menyelesaikan Model Test I Section II, janganlah tergesa-gesa untuk berpindah ke bagian Listening (Section I) atau Vocabulary and Reading Comprehension (Section III), akan tetapi kerjakan segera TOEFL Model Test II Section II. Rasakan kemudahan dalam menjawabnya dibandingkan ketika pertama kali berlatih.

I.B. LISTENING

Biasanya,  orang  yang  nilainya  jatuh  pada   bagian   ini (Section I) memberikan alasan sebagai berikut: ” Saya tidak mengetahui arti kata yang diucapkan “.

Menurut saya, alasan ini adalah tidak tepat. Yang terjadi adalah: “Saya tidak tahu bunyi kata yang diucapkan”. Dengan kata lain: ” Saya gagal mengidentifikasi kata  apa  yang diucapkan. “

Kenapa demikian? Jika Anda membaca (bukan mendengar) listening script dari Section I, maka saya yakin Anda akan mengetahui arti kata atau kalimat tersebut sekitar 95 – 100%. Masalahnya adalah: Anda tidak terbiasa mendengarkan orang bercakap-cakap dalam bahasa Inggris.

Buku yang paling baik untuk mempelajari  bagian  ini  adalah Building Skill for TOEFL terbitan Nelson/Bina Rupa Aksara ataupun Preparation Course for TOEFL dari Longman.  Pada dua buah buku tersebut,  Anda dilatih setahap demi setahap,  khususnya  mengenai identifikasi suara.  Buku  dari  Barron  cukup  jelas  pula  dalam memberikan kemungkinan tipe soal yang muncul pada section ini, walaupun hanya secara  tertulis. Pada  akhirnya, buku apapun asalkan disertai kaset,  tidak akan menjadi masalah asalkan Anda mengetahui cara belajarnya.

Kalau Anda sudah di USA, bermanfaatkah televisi berbahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan listening kita? Ya! Akan tetapi, berlatih dengan kaset TOEFL akan jauh terasa manfaatnya. Kemampuan Anda dalam mengidentifikasi kalimat di televisi sebetulnya dibantu oleh gambar di televisi ataupun gerakan mulut pembicara. Dengan kata lain, “tidak murni” listening.

Tambahan lagi, kaset TOEFL selalu memberikan rangsangan berupa pertanyaan yang harus dijawab. Tidak demikian halnya dengan televisi. Usahakan mendapatkan nilai yang setinggi-tingginya dari bagian A dan B karena bagian C cukup panjang dan cukup sulit untuk dimengerti. Sewaktu Anda mendengarkan cerita di bagian C, usahakan untuk memikirkan struktur cerita. Hal ini sangat membantu Anda untuk mengerti cerita secara keseluruhan.

Selain itu juga, saya sama sekali tidak menyarankan Anda mempergunakan head phone dalam belajar. Kenapa demikian ? Di Indonesia, sewaktu ujian Anda tidak akan menemukan head phone barang satu biji pun!

Beginilah cara mempelajari Section I. Pertama, putar kaset berisi TOEFL Model Test I Section I. Kerjakan soal-soal pada Section I seperti lazimnya kita ujian TOEFL biasa. Setelah selesai, cocokkan dengan  kuncinya.  Jika  salah,  tandai jawaban mana yang benar. Kemudian, dengar kembali kaset tadi  dari awal  per  nomer soal tanpa melihat bagian Listening  Script terlebih dahulu. Ulangi kembali mendengarkannya jika  Anda belum dapat mengidentifikasi suara-suara  yang  diucapkan  dan belum mengetahui jawaban mana yang benar.

Pada tahap awal, di soal yang sulit, barangkali Anda perlu mengulanginya hingga 6 kali per  nomer soal sebelum dapat mengidentifikasikannya secara tepat. Jadi, Anda tidak mengulanginya sekaligus, tapi pernomer soal. Tentunya, lebih baik jika Anda memiliki tape player yang memungkinkan Anda untuk me rewind tanpa harus menyetop kasetnya terlebih dahulu.

Kemudian, jawablah pertanyaan yang diajukan. Setelah itu, ceklah kalimat yang Anda anggap tepat berdasarkan “pendengaran” Anda tadi dengan kalimat pada Listening Script. Jika sudah  mendengarkan  berulang-ulang tetapi Anda belum  juga mampu mengidentifikasi suara-suara  yang  diucapkan ataupun  belum mengetahui jawaban mana yang  benar,  barulah Anda dengan terpaksa membuka Listening Script dan memperhatikan hanya pada nomer soal itu saja. Buka  kamus  jika perlu.

Lakukan  hal ini hingga seluruh soal selesai. Waktu pertama  kali melakukannya,  Anda bisa menghabiskan waktu tidak kurang dari 3 jam untuk mengulang-ulang satu sisi kaset saja. Setelah itu akan berkurang drastis hingga 1 jam saja karena kemampuan Anda sudah meningkat.

Kalau Anda sudah melakukannya petunjuk  diatas  untuk TOEFL  Model Test I Section I, lanjutkan segera dengan mengerjakan TOEFL Model Test  II Section I. Rasakan kemudahannya dibanding ketika mengerjakan Test I dan  nikmatilah subscore yang lebih tinggi !

I.C. VOCABULARY AND READING COMPREHENSION

Jika saya menekankan Section II (Structure and Written Expression) sebagai konsentrasi belajar saya, maka saya menekankan Section III (Vocabulary and Reading Comprehension) sebagai tempat saya mencari nilai. Untuk bagian ini, terus terang saya tidak menemui kesulitan  sama sekali. Dua kali berturut-turut, nilai TOEFL saya untuk section ini adalah 67.

Cara belajarnya nggak aneh-aneh. Sering seringlah membuka kamus ketika membaca bacaan berbahasa Inggris. Kalau Anda mengetahui arti dari seluruh kata yang terdapat pada buku Barron atau Cliffs, Hal itu sudah Lebih dari pada cukup.

Akan tetapi, ada juga orang yang lebih suka menghafal sederet atau sekumpulan kata-kata yang tidak ketahuan ujung pangkalnya. Menurut saya, cara ini tidak efektif. Dengan cepat kita akan melupakannya lagi karena kita tidak mengetahui konteks pemakaian kalimat ini.

Lagipula, saya merasa kasihan pada diri saya jika saya harus banyak menghafal. Bagi saya, tulisan dalam artikel majalah, apalagi novel, lebih sulit untuk mengartikan kosa katanya jika dibandingkan dengan text book. Beberapa orang malahan berpendapat sebaliknya. Bagaimana menurut Anda sendiri?

Seorang teman menambah perbendaharaan kata dengan menulis kata- kata yang tidak diketahuinya dalam sepucuk kertas. Satu kertas untuk satu kata yang tidak diketahui. Selain menulis padanan kata, ia juga menulis turunan kata tersebut, misalnya bentuk adjective- nya. Ia menghafal kata-kata tersebut diwaktu senggang. Setiap orang memiliki metodanya sendiri-sendiri. Kalau Anda ingin meningkatkan vocabulary Anda secara sistimatis, buku yang terbaik adalah buku yang berjudul Word Smart dari Princeton Review.

I.D. BEBERAPA KIAT DALAM BELAJAR TOEFL

I.D.1. Kaset TOEFL yang sudah pernah Anda jawab soal-soalnya, jangan lupa untuk sering memutarnya; misalnya waktu Anda lagi membereskan kamar,  menjelang  tidur, ngelamunin pacar, dsb. Cara belajar ini adalah cara belajar paling malas yang pernah saya temukan!

Pokoknya, Anda hanya mendengar untuk membiasakan saraf telinga Anda saja. Terserah Anda hendak berpikir atau tidak. Kalau Anda ingin bepikir sedikit, coba pulalah untuk mengulang kalimat tersebut atau menjawab dalam hati.  Jadi,  yang namanya belajar itu nggak cuma di meja belajar saja.

Cukup menyedihkan melihat kenyataan bahwa teman-teman yang meminta kitab pusaka ini jarang sekali yang berniat untuk mempraktekkan cara belajar termalas ini. Padahal cara belajar ini sama sekali tidak memerlukan waktu khusus.

Jadi, masalahnya bukan gurunya yang salah, tetapi muridnya yang salah.

I.D.2. Usahakanlah untuk sering  mengarang  dalam  bahasa  Inggris. Cukup yang sederhana saja, misalnya: kegiatan Anda sehari-hari,  cita-cita, riwayat hidup, dsb.  Hal  ini sangat  membantu untuk  menguasai TOEFL, apalagi jika ada TWE (Test of Written English).

I.D.3. Walaupun Anda memiliki banyak buku TOEFL, untuk menghadapi Section II sebaiknya Anda hanya mempelajari 1 buah buku sebagai buku pegangan utama. Buku lain boleh Anda pakai, tapi hanya sebagai buku pendamping saja.

Kenapa demikian? Dalam kasus ini, bagi saya pribadi, mendalami seluruh isi suatu buku secara tidak sadar berarti juga mendalami: urutan penyajian buku itu, hal apa saja yang yang menjadi penekanan dari penulis, cara berpikir sang penulis, dan sebagainya. Jika saya mempelajari seluruh isi buku lainnya secara bersamaan, dapat dibayangkan betapa berat beban untuk meramunya.

I.D.4. Jangan pula dilupakan, buku Cliffs ataupun  buku  TOEFL lain  edisi terbaru sudah ada bagian TWE -nya. Di Shopping Centre kota Yogya, harga buku Cliffs hanya Rp 11.000 saja termasuk kaset – kasetnya. Di Toko Buku Gramedia Bandung harganya mencapai Rp. 23.000. Di TB Gunung Agung di Jln. Kwitang (dekat Proyek Senen), harganya mencapai Rp.28.000. Di perpustakaan yang besar, buku ini juga tersedia.

I.D.5. Saya juga punya buku + kaset TOEFL dari ETS. Cukup bermanfaat sebagai latihan, tapi tidak  bermanfaat sebagai buku  pedoman,  karena teori-teori nggak diberikan disini, langsung soal dan  penjelasan  jawaban. Dari jawaban dan penjelasan tersebut, khususnya pada bagian Understanding TOEFL kita bisa tahu filosofi para pembuat soal TOEFL. Cek,cek, cek, … (Filosofi itu apa sih ?!)

I.E. KIAT MEMILIH TEMPAT UJIAN TOEFL.

Selain letak dan jarak, satu faktor mutlak yang harus Anda pertimbangkan, dalam memilih tempat ujian TOEFL adalah: seberapa baik sound system tempat itu. Tempat test terbaik di Jakarta yang pernah saya ketahui dari seorang teman  adalah Jakarta International School dekat Pondok Indah. Sound system yang apik dan ruangan yang cukup kecil (ukuran satu  ruang kelas sekolah), membuat suara cukup jelas di dengar.

Saya sendiri pernah tes di Gedung Manggala Wana Bakti (Departemen Kehutanan), Slipi, Jakarta. Ruangan sangat besar (muat untuk 400 orang), demikian pula dengan speaker yang sebesar gajah; hasilnya membuat suara bergema. Jika Anda terlanjur mendapat tempat tes ini, janganlah kuatir ! Agar Anda terbiasa dengan kondisi sound system disana, ketika Anda belajar Section I, keraskan nada bas tape Anda !

Jika Anda tes di Uninus Bandung, konon kabarnya, supaya terbiasa, Anda harus belajar TOEFL dalam suasana yang ribut ! Jika Anda tes di PPIA Jakarta, siapkanlah pakaian hangat. AC  – nya nggak bisa dikecilkan ! Karena itu, jika Anda ingin mendapatkan tempat tes yang baik, bergegaslah mendaftar![]

Memajang Facebook di blog WordPress

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

Punya account di Facebook dan juga blog di wordpress, nah klo punya keduanya, kemudian facebook’nya pengen nampang juga di wordpress, ada caranya, gampang banget, ini neh :

1. Buka account facebook anda

2.  Kemudian aktifkan – Profile – pada bagian panel kiri agak bawah dan juga agak tengah (heheheh …..), biasanya di bawah album  foto  ada tulisan ” Create a Profile Badge

3.  Nah, setelah tulisan/link create a profile badge diklik akan tampil gambar seperti ini :

face 1

4.  Pada bagian kotak ” Copy and paste the following HTML into your webpage ” terdapat kode2 HTML yang fungsinya untuk menampilkan facebook kita, tekan Tombol Copy atau bisa juga kode tersebut diblok dan klik kanan paste

face 2

5.  Nah, berikutnya buka blog anda, kemudian pada menu Apperance, pilih widgets dengan tipe Text, masukkan kode2 HTML dari Facebook tadi ke kotak tersebut, contohnya seperti ini :

face 3

supaya posisi widgets nanti bisa di tengah, kamu bisa tambahkan di awal kodenya dgn : <p align=”center”> dan di akhir kode dgn : </p>

Ok, itu saja buka halaman depan blog wordpress anda, klo gak tampil refresh dulu saja atau tekan F5. Gampang kan.

Mengcopy Text dari Gambar

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

Setelah berhari – hari mencari materi ini akhirnya saya mendapatkannya juga. yaitu tentang bagaimana mengcopy text dari gambar. kebetulan saya adalah seseorang yang malas mengetik.jadi ketika ada ketikan, saya tinggal pinjam punya teman, terus saya scan, dan……….huahahahaha

langsung saja :
1. cari gambar yang mau di ambil text nya, baik dari scan maupun dari gambar yang telah ada di komputer mu.
2. habis di scan, simpan file tersebut ke dalam format TIFF
3. Buka Microsoft Office Document Imaging
4. Buka gambar yang sudah dalam bentuk format TIFF tadi
5. Klik Recognize Text Using OCR yang ada gambar icon mata itu
6. Loading sejenak………………
7. Highlight bagian yang berupa tulisan, klik kanan dan pilih Copy
8. Paste ke Notepad atau ke Microsoft Word
9. dan……….

Enable / Disable Registry dengan Command Prompt

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

Sebenarnya sih banyak cara untuk mendisable / menenable kan registry agar tidak bisa di ganggu. tapi sekarang, saya akan memberi cara disable / enable registry dengan command.
banyak penyebab jendela registry tidak bisa dibuka. tapi kebanyakan disebabkan oleh virus.

to the poin aje coy…..
1. klik start

2. pilih run

3. ketikkan cmd

4. enter

5. beberapa saat akan muncul jendela command Prompt.

6. setelah itu ketikkan perintah berikut :

untuk enable registry :

Reg add “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System” /V DisableRegistryTools /t REG_DWORD /d 0 /f

atau

untuk disable registry :

Reg add “HKCU\Software\Microsoft\Windows\Cu
rrentVersion\Policies\System” /V DisableRegistryTools /t REG_DWORD /d 1 /f

7. enter

Menonaktifkan Fungsi Autorun

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

Salah satu cara virus masuk ke dalam komputer kita adalah melalui fungsi autorun. cara kerjanya adalah ketika kita memasukkan flasdisk, cd atau sejenisnya. fungsi autorun ini akan berjalan, sehingga jika file autorun.inf itu berisi kode – kode yang menuju ke suatu virus, maka virus pun akan berjalan tanpa si pengetahuan user.
untuk antisipasi, maka kita hendaknya menonaktifkan fungsi autorun di komputer kita.
caranya bisa lewat regedit ataupun gpedit.msc.

berikut cara menonaktifkan fungsi autorun lewat regedit.

1. Buka Registry Editor
2. Klik menu [Start Run pada dialog box RUN ketik regedit]
3. Browse ke alamat registry berikut : HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer
4. Kemudian klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun
5. Alamat registry yang harus diubah agar autorun tidak aktif
6. Isi value data dengan ff yang berarti fungsi Aturun/Autoply akan di matikan pada 255 drive
7. Merubah value NoDriveTypeAutorun
8. Klik Tombol [OK]
9. Keluar dari “Registry Editor”
10. Restart komputer agar perubahan ini berjalan

untuk menonaktifkan fungsi autorun lewat gpedit.msc adalah :
- Klik menu [Start]
- Klik [Run]
- Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”

1. Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
2. Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”Interface Group Policy “User Configuration” Interface Group Policy “Computer Configuration”
3. Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik
4. tabulasi [Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off
5. Autoplay” kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”
6. Kemudian klik tombol “OK”
7. Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy”
8. Restart komputer

Reset Printer Canon

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

ni share pengalaman aja, diriku udah beberapa kali mereset printer canon. menggunakan 2 printer. dan salah satu printernya adalah printer canon ip 1980. sampai gw posting ni materi, udah 2 kali diriku mereset printer tsb. dan hasilnya alhamdulillah lancar-lancar saja.

berikut cara mereset printer canon :
1. Colokan kabel power Printer dalam keadaan lepas

2. Tekan dan tahan tombol power dengan jari telunjuk anda kemudian masukan kabel power

3. Tombol power masih ditahan, kemudian jari tengah andah pencet tombol resume sebanyak dua kali.

4. Lepas tombol power

5. Printer sudah tidak berkedip-kedip

6. Pada tahap ini anda sudah selesai melakukan langkah Reset Manual

7. Agar permanen silahkan gunakan Reset Sofware.

Sebenarnya banyak software reseter bertaburan di internet. tapi gw share aja yang biasa gw gunakan untuk mereset printer canon ip 1980 gw.
ni software nya

RESETER PRINTER CANON

cara menggunakan reseter printer tersebut :

1. centang pilihan “eepRom Clear” dan “Cleaning“.

2. pada pilihan Tabulasi Clear Waste Ink Counter, pilih tombol “Platen” dan “Main”

3. Untuk ip 1980 terdetect oleh software ini sebagai 1800 ASA. Dengan mengetahui tipe printer pengenal id printer anda ini, akan memudahkan anda untuk mereset printer anda.

4.Pilih tombol relesase lock, lalu set destination ke IP 1800 ASA

5. Tekan tombol set.

Menampilkan / Menghilangkan Menu Folder Option

Posted in Trik Komputer by icad on September 23, 2009

Folder Options merupakan salah satu sub menu dari Tool pada Menu Bar. Folder Options ini sering dijadikan sasaran penyerangan oleh virus. karena folder options merupakan fitur yang dapat mengenali virus, sehingga keberadaannya sangat ditakuti oleh virus.

Selain itu Folder Options memuat bermacam setting untuk mengatur penampilan file dan folder dalam Windows Explorer sehingga setiap ada perubahan di dalamnya tentu akan berdampak pada kenyamanan penampilan desktop. berikut Tips untuk Menampilkan atau Menghilangkan Menu folder Option.

Melalui Registry Editor
1. Mulai dari menu start, klik Run.

2. Dari jendela Run, ketik regedit, klik Ok atau tekan Enter.

3. Saat jendela Registry Editor terbuka, arahkan kursor ke key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion \Policies\Explorer

4. Pada area kosong di panel bagian kanan, klik kanan mouse, klik New, klik DWORD Value

5. Ketik NoFolderOptions untuk memberi nama value, tekan Enter

6. Klik ganda pada value NoFolderOptions yang barusan kita buat, isi Value data dengan nilai 1 (untuk menghilangkan menu Folder option) atau isi value data dengan nilai 0 (untuk menampilkan Menu Folder Option), klik Ok

Menggunakan Group Policy Editor
1. Start – Run – Ketik GPEDIT.MSC

2. Tuju ke bagian User Configuration – Administrative Templates – Windows Components – Windows Explorer

3. klik ganda Removes the Folder Options menu item from the Tools menu

4. Ubah pengaturan ke enable (untuk menghilangkan folder option) atau disable (untuk menampilkan folder option)

5. OK

La Luna ~ Membekas Di Hati

Posted in Puisi dan Lirik Lagu by icad on September 23, 2009

Perpisahan ini bukanlah pilihanku
Kau yang pergi meninggalkan aku

Pernah aku memuja dirimu
Mencintamu setulus hatiku

Kau yang slalu aku puja
Ternyata menduakan aku
Mengkhianati cintaku
Tak pernah ku membayangkan
Kau kan melukai hatiku
Hancurkan mimpiku tinggalkan aku

Mungkin aku bukanlah pilihanmu
Tak seperti yang kau mau

Kau yang slalu aku puja
Ternyata menduakan aku
Mengkhianati cintaku
Tak pernah ku membayangkan
Kau kan melukai hatiku
Hancurkan mimpiku tinggalkan aku

Sakit yang kurasa
Takkan mudah sirna
Membekas di hati ku terluka
Entah sampai kapan
Ku harus bertahan
Melawan sedihku sendiri

How to learn English grammar?

Posted in Belajar Bahasa Inggris by icad on September 23, 2009

Once you have started to learn a foreign language you want to use it, speak it, write it and above all communicate with others. But as we say, you have to learn to walk before you can run. You have to learn something about the way words work together, the way you can express different times or tenses, the way you use adjectives, adverbs, prepositions and so on. But if you are determined to get control of the language, understand it and use it properly, you must not let the things I have listed stop you. One thing at a time. Gradually bit by bit if you work hard, you will find success. The one word that sometimes makes people frightened when they start to learn a new language is “grammar”. But don’t worry about that word because it’s only a very general title used to cover the workings of the language. The danger comes when you let grammar get in the way while you are learning. Remember that it was people who created the language in the first place. The “grammar people” or the grammarians came later.